Media informasi maupun komunikasi
kini makin berkembang pesat, saking pesatnya sampai kemajuan itu sudah tidak
bisa terbendung lagi. Jejaring sosial ini salah satu media untuk umat manusia
dari balita sampai yang mulai menua berkomunikasi dengan sesamanya. Friendster,
email, twitter apalagi facebook ini mayoritas banyak yang punya akunnya. Kalau
yang punya akun ini orang yang pandai memanfaatkan contoh, jejaring sosial
digunakan berdakwah, komunikasi dengan keluarga jauh ya monggo dipersilahkan.
Nah kalau di buat untuk ngeshare sesuatu yang seharusnya gak boleh dipandang
mata (porno), atau pamer kemesraan bagi para pasca jomblo mending kagak usah
[unya akun aja. Kenapa? Iya kalau yang melihat itu seumuran? Kalu anak kecil yang
masih unyu-unyu, polos dan gak tahu apa-apa masak kalian tega kepolosan mereka
ilang Cuma gara-gara teracuni dengan kepornoan atau kemesraan kalian di
jejaring sosial? Terus akhirnya balita balita pada kena penyakit pendewasaan
dini yang akhirnya membuat mereka semakin menuai kita orang yang sudah tua
dengan hal-hal yang gak harusnya di contoh. Terus apa untungnya juga kalian
share begituan di jejaring sosila? Biar orang-orang pada iri atau kalian pada
cari muka biar tweet atau postingan kalian dibaca terus di like gitu? Sama aja
kalian ngalay atau narsis di jejaring sosial yang gak ada guna dan akhirnya
menjadi suatu yang smapah dan nanti akan dipertanggung jawabkan di akhirat.
Pakailah akun-akun anda hanya untuk kebaikan saja. Masih mau ngalay di jejaring
sosial ? EWH!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar